Maneki Neko: Fakta Menarik tentang Si Boneka Kucing Pembawa Keberuntungan

Pasti catlovers sering melihat patung kucing yang mengangkat satu tangan di toko-toko ataupun tempat lainnya. Yups, itu adalah maneki-neko atau yang berarti “kucing pemanggil”. Patung ini sering dijadikan jimat dan sering dipercaya sebagai pembawa keberuntungan pada pemiliknya. Saat ini bentuk Jual Boneka Wisuda Bandung maneki neko biasanya terbuat dari plastik atau keramik. Patung ini biasanya berbentuk jenis kucing Japanese Bobtail berwarna calico (tiga warna) dengan kaki tegak keatas seakan sedang memanggil-manggil, dan biasanya sering kita temui di pintu masuk toko-toko, restoran dan bisnis lainnya. Beberapa patung menggunakan listrik atau baterai yang membuat kaki depan tersebut bergerak melambai.

 

Sejarah Maneki Neko

Screenshot_17.png

Asal mula Maneki Neko adalah dari Jepang. Beberapa percaya bahwa Maneki Neko berasal dari Osaka, sedangkan beberapa lainnya mengatakan berasal dari Tokyo (yang saat itu bernama Edo). Maneki Neko pertama kali muncul pada tahun 1876 pada era Meiji. Lalu setelah pergantian abad pada tahun 1902, mereka semakin terkenal di Jepang dan Asia Timur.

 

calico-250-250    kotak-250×250

Asal usul Maneki Neko yang tidak pasti, namun ada beberapa cerita rakyat yang memberikan penjelasannya. Hampir semua catatan menyatakan bahwa gerakan Maneki Neko adalah gerakan dari kucing yang sedang mencuci wajahnya. Ada kepercayaan di Jepang yang menyatakan bahwa kucing yang sedang mencuci wajahnya berarti pertanda bahwa pengunjung akan segera tiba. Kepercayaan ini juga berhubungan dengan sebuah pepatah Cina yang menyatakan bahwa kucing yang sedang mencuci wajahnya adalah pertanda akan turun hujan. Oleh karena itu, kemungkinan muncul keyakinan bahwa sosok kucing yang sedang mencuci mukanya akan mendatangkan pelanggan dan keberuntungan.

 

yanakado_04sejarah maneki neko

Banyak sekali cerita asal usul Maneki Neko yang tersebar. Cattery.co.id akan membahas beberapa saja.

 

– Kucing yang dipenggal. Seorang wanita muda bernama Usugumo, yang tinggal di Yowhiwara di Tokyo Timur, memiliki seekor kucing yang sangat disayanginya. Suatu hari, ia mendapatkan kunjungan dari temannya, seorang samurai. Lalu tiba-tiba kucingnya menjadi panik dan mencakar kimono si wanita itu terus menerus. Berpikir bahwa si kucing menyerang wanita tersebut, maka sang samurai pun menebas si kucing, dan membuat kepala kucing tersebut terpental ke udara, lalu menggigit seekor ular berbisa yang sedang bersiap menyerang dari atas. Kucing itu telah menyelamatkan sang wanita dari serangan seekor ular berbisa. Setelah kejadian tersebut, Usugumo sangat terpukul karena teman kesayangannya mati hingga ia tidak bisa makan atau tidur. Sang samurai pun merasa bersalah, ia lalu pergi ke seorang pemahat kayu terbaik, yang membuatkannya ukiran kucing dengan tangan keatas seakan memberikan salam. Gambar ini lah yang kemudian populer menjadi Maneki Neko.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s